Projects

Makara-01

photo21

Universitas Indonesia has designed MAKARA-01; an ASV (Autonomous Surface Vehicle) to participate in the 5th annual competition organized for the Association of Autonomous Unmanned Vehicle Systems International. We focused on the following engineering concepts of; naval system, mechatronics, and electrical engineering. A catamaran made of high-density foam equipped with GPS, compass, Laptop, thermal sensor, and USB cameras was developed to function autonomously to pursue its directed tasks. These tasks are focused on image recognition as well as navigation and thermal sensing to do certain task needed thermal sensor.

journal link: https://drive.google.com/file/d/0BxJsjqwcuIiIX1o4MEl5cHFNZDg/view?usp=sharing

Makara-02

photo22

MAKARA-02 Robotic boat is the 2013 design of the Universitas Indonesia. The boat was designed in order to participate in the 6th Annual International AUVSI Competition (Autonomous Surface Unmanned Vehicle). With the dimension of 4.94ft x 2.96ft x 0.73ft and made of high-density foam, this design has a major purpose geared to achieve the

missions of the competition. A key aspect of MAKARA-02 design is the ease of transportability from Indonesia to the United States and for the ability to assemble as well as disassemble easily. With limited funds and the need of high-tech devices it was decided to create a control board to manage the output signal generated from anLaptop which analyzes and processes all the data. The controller system includes; 1) ATMEGA2560 and Laptop for CodeBlocks software as the main coding source, 2) USB cameras, compass, thermal sensor, and GPS as the sensory systems, 3) Wireless hub for communications and programming. Additionally, selfdesigned water cannon with a small conventional water pump and series of servo motors were added to find targets in different orientations. A Turnigy brushless motor thrust was included to generate the desire propulsion for greater speed.

journal link: https://drive.google.com/file/d/0BxJsjqwcuIiIWnowa2Jxakc1djA/view?usp=sharing

Makara-03

photo23

Makara-03 merupakan USV penyempurnaan Makara-01 dan Makara-02. Selain didesain khusus agara dapat bermanuver dan berotasi dengan cepat, Makara-03 juga didesain mengaplikasikan planning-hull yang mengadopsi teknologi axe bow. Sistem ini ditanam untuk mendukung kemampuan Makara-03 untuk melaksanakan operasi SAR. Kecanggihan kapal tanpa awak yang dinamai Makara-03 ini mampu kembali ke posisi semula (self-righting boat) ketika kapal tersebut terbalik. Dilengkapi dengan baterai Litium Polymer yang disusun sistematis dengan Microcontroller sehingga kapal dapat beroperasi dalam waktu yang cukup lama. Ketika tim Basarnas tidak dapat menjangkau wilayah-wilayah berbahaya karena mengancam keselamatan tim mereka di laut, maka inilah saatnya menggunakan kapal tanpa awak  melakukan operasi pencarian.

Makara-04

makara04_1 makara04_2 makara04_3 makara04_4Makara 04 merupakan prototipe robot kapal Universitas Indonesia generasi ke-4 yang rancang oleh Tim AMV UI (Autonomous Marine Vehicle Universitas Indonesia). Robot kapal ini memiliki misi menjaga pertahanan NKRI dengan kemampuan mengintai kapal asing yang tidak di kenal di daerah pebatasan lautan Indonesia.

Design makara 04 ini diadaptasi dari kapal- kapal perang bertenaga uap kelas Dreadnought pada masa awal abad ke 20, khususnya pada bagian haluan kapal yang berbetuk x- inverted bow. Haluan kapal berbentuk x-inverted bow ini merupakan bentuk haluan yang tidak biasa dan penuh sensasi ketika pertama kali diperkenalkan oleh ULSTEIN (sebuah perusahaan kapal di Norwegia), karena bentuknya sangat berbeda dengan haluan pada kapal kovensional pada umumnya, dengan didominasi oleh haluan yang tinggi, bulat dan mengembang sedikit diatasnya, namun memiliki daya apung yang besar karena adanya penambahan volume dibagian haluan dengan bentuk tersebut.

Kelebihan dari x-inverted bow Makara 04 yaitu:

  1. Bagian haluan yang bulat dan mengembang di atas dapat menambah ruang untuk menambah kemampuan kapal bagian depan mengapung di permukaan air.
  2. X inverted bow menambah kemampuan kapal dalam bertahan terhadap ombak dengan lebih baik.
  3. Bentuk haluan memungkinkan masuk ke dalam ombak-ombak yang datang secara lebih halus, dibandingkan dengan bentuk bow kapal konvensional pada umunya, sehingga mengurangi goncangan-goncangan akibat berkurangnya akselerasi akibat gerakan ke depan dan belakang (pitches dan heaves) dalam samudra Indonesia dengan cuaca yang tidak stabil.
  4. X inverted bow dapat mengurangi hambatan air sehingga sangat memungkinkan untuk berkecepatan tinggi.

Spesifikasi hull adalah sebagai berikut.

  • LoA = 122,4 cm
  • BoA = 23 cm
  • H = 9 cm
  • Displacement = DWT+LWT
  • LWT = 5,2 kg
  • DWT = 10,7 kg (payload)

Design interior kapal makara 04 ini disertai sebuah sekat membujur pada x=420 mm dari buritan, memungkinkan muat dengan komponen mesin penggerak kapal. Sekat tersebut berfungsi sebagai pemisah ruang muat dan ruang mesin, dimana ruang mesin yang terdiri dari KMB Jet Drive 28 mm, motor servo, dan motor penggerak. Kelebihan lainnya dengan adanya sekat pada ruang mesin, jika ada kebocoran di belakang, air tidak menggenangi ruang lainnya sehingga kapal dapat betahan dalam rentang waktu untuk menunggu penanganan kebocoran.

Pada haluan kapal terdapat sepasang fin stabilizer yang dipasang dibagian atas, yang berfungsi untuk menambah stabilitas kapal. Untuk pengembangan kedepannya, kapal ini akan dijadikan submarine robot sehingga fin tersebut dapat membantu pergerakan menyelam dibawah air.

Rudder tambahan dipasang dibagianatas kapal dekat dengan buritan, rudder ini dipasang sebagai bidang kedali arah vertikal kapal dan berfungsi untuk merubah arah kapal vertical dan membantu menstabilkan kapal saat terjadi gerakan yawing.

journal link: https://drive.google.com/file/d/0BxJsjqwcuIiIaXRaYVNOVllGdWs/view?usp=sharing
Makara-05

photo24Makara-05 adalah USV (Unmanned Surface Vehicle) ke-5 yang dirancang oleh Tim AMV UI untuk mengikuti 9th Annual International RoboBoat Competition 2016 di Virginia, Amerika Serikat. Makara-05 merupakan hasil pengembangan USV (Unmanned Surface Vehicle) sebelumnya yaitu Makara-01, MAkara-02, Makara-03, dan Makara0-4, sehingga dihasilkan Makara-05 dengan desain multihull trimaran sehingga memiliki banyak keunggulan dalam segi stabilitas dan manuver. Dimana kapal tanpa awak ini diarahkan kedepannya untuk pengembangan robot kapal pengamdian masyarakat untuk misi kemanuasiaan seperti search and rescue pada bencana alam diperairan, dengan mengutamakan keselamatan kapal robot ini dapat menggantikan peran manusia dengan menjangkau daerah-daerah berbahaya untuk kebutuhan “search and rescue” , selain itu kapal robot ini dapat difungsikan sebagai pengintai menjaga perbatasan wilayah RI untuk pertahanan dan ketahan nasional RI.